Sabtu 25 Juni 2011,siang ini aku pergi ke Saint Cinnamon bareng temen-temen. Harusnya sih ber-7 tapi tu bertiga kagak dateng -_-“. Perona,Lollipop,ama Ijo (nama samaran semua) disini sama aku. Harusnya Metamorph,Uraken,ama Vayne disini sih tp kayaknya mereka gak dateng. Aku makan2 sama ngobrol gitu deh bareng mereka. Si Ijo ama Perona rusuh banget disini! Kagak jelas tuh ngapain -3-“… Aku ama Lollipop si diem aja. Aku main laptop sambil nulis ni blog. Lollipop main iPhone tapi kayaknya kena masalah gara-gara Ijo n Perona.Aku gak ngerti sih masalahnya soalnya si Lollipop kagak mau ngasih tau kayaknya. ==”
MISSION 2
The video
Kedatangan Roberto membuat terkejut Felix tetapi tidak untuk ibunya. “Wah….silahkan masuk Roberto! Bersikaplah seperti layaknya rumah sendiri.” “Terima kasih,mamman.” Jawab Roberto dengan sopan. Saat Roberto berjalan,didepannya sudah berdiri Felix dengan tatapan angkuh. “Bayi ini yang akan menjadi home tutorku SEKALIGUS yang menyelamatkanku dari serangan Bryan dan Joe? Aku tidak percaya.” Kata Felix dengan bersih keras. “Kalau kau tidak mau percaya ya terserah kau. Tapi asal kau tahu,aku lebih kuat darimu.” Kata Roberto dengan sangat percaya diri. “Ho……kau berani ya anak kecil! Kalau kau benar-benar kuat seperti yang kau ucapkan,kenapa kita tidak adu panco saja?” Tantang Felix. Roberto pun langsung tersenyum dan menerima tantangan Felix.
Di meja adu,mereka siap bertarung. “Oke,wasitnya adalah mamaku. Yang kalah,dia akan melakukan apa yang si menang suruh. Berani?” kata Felix memberikan persyaratan. “Ho….berani juga kau,nak. Aku menerima tantanganmu . Dan lagi pula,anak yang tidak pintar dalam olahraga mana bisa mengalahkan aku?” jawab Roberto. “Oke! Mama! Hitung sekarang!” “Baik…..1….2….3!!”. Pertarungan adu panco pun dimulai. Tetapi sepertinya Felix kesusahan menggerakkan tangannya untuk menjatuhkan tangan Roberto ke bawah. “Heh,dengan kekuatan segini mana bisa kau mengalahkanku? Ini sih kecil…”. Dan seperti apa yang dikatakan Roberto,dia memang bisa langsung menjatuhkan tangan Felix dengan mudahnya. “A,apa!!?? Tidak mungkin! Bayi sekecil ini bisa mengalahkan aku!?”. “Hey anak muda,meskipun aku bayi,tapi jangan remehkan Roberto of the Universo. Mengerti?” jawab Roberto seperti orang dewasa.
“Nah Felix,kau bilang tadi yang menang boleh memberi menyuruh si kalah apa saja kan?” Kata Roberto memastikan. “Ugh….iya!! Terserah apa saja!! Apa maumu!?” kata Felix emosi. “Aku ingin kau menjadi boss kesepuluh mafia Geolova. Mau tidak mau harus mau. Itu yang dikatakan boss Geolova kesembilan.” Setelah Felix mendengar itu,muka diwajahnya langsung berubah menjadi serius. “Apa maksudmu,Roberto?” “Seperti yang kau tahu,aku kemari kesini bukan karena di panggil ibumu. Tapi karena aku disuruh oleh Geolova kesembilan. Jika kau tidak percaya,aku punya videonya didalam Albume.” “Al,Album? Kamu ingin menunjukkan aku foto?” “Bukan ALBUM tapi ALBUME. Albume itu nama hewan peliharaan ku.” Jawab Roberto menyalahkan. “Makhluk itu hewan? Wow…. Italia memang aneh.” Pikir Felix. Lalu Roberto mulai memperlihatkan video pesan dari boss Geolova kesembilan. Felix memperhatikannya dengan seksama. “Felix,video pesan ini berisi bahasa Italia. Aku akan mengartikannya untukmu.” Video pun dimulai.
The Mafia of Geolova
Created by: pandoralink
Mission 1
the arrival of the home tutor
Felix Cunnel,seorang lelaki yang baru masuk kelas 2 SMP tahun ini. Berambut pirang dengan gaya yang boyish. Orangnya pemalas,enggak pintar olahraga,dan lemah. Teman sekelasnya menjulukinya ‘Si Kucing Payah’. Kenapa ‘Kucing’? Karena banyak di dunia ini kucing bernama ‘Felix’.
Ada seorang perempuan di kelasnya yang bernama Emily Wood. Perempuan yang paling cantik dan manis di sekolah. Felix menyukainya. Atau tepatnya MENCINTAINYA. Sudah lama Felix mengidamkan Emily. Dia bersyukur sekali karena tahun ini dia bisa satu kelas dengan Emily.
“Mr.Felix?”
“Y,ya Mr.Rodney!?” jawab Felix terkejut.
“Bisa kau antarkan ini pada Ms.Emily?” jawab Mr.Rodney.
“A,APA!!??” jawab Felix dengan wajah yang pucat.
“Ada apa Mr.Felix? Apa kau tidak mau? Kalau iya saya akan mencari orang lain untuk mengantarkan ini.”
“Ti,tidak usah sir!! Saya bisa antarkan ini ke Ms.Emily! Serahkan saja padaku!”.
Dan pergilah Felix menuju tempat Emily berada. Noriko,teman Emily yang berasal dari Jepang sedang ngobrol dengan Emily.
“Hey,Mily,bagaimana menurutmu tentang Si-Kucing-Payah-Felix itu?” katanya. Emily pun diam sejenak. Saat Felix datang menghampiri Emily,dia berhenti dan mendengar pembicaraan mereka berdua.
“Kubilang….” Kata Emily sebagai kata pertamanya.
“Kubilang Felix itu tidak sepayah itu kok.” Lanjutnya sambil tersenyum manis.
“Felix memang payah dibidang olahraga,akademik,dll. Tapi ada satu hal yang membuatnya special,yaitu hatinya yang baik,suka menolong,baik pada temannya,dan jujur. Aku bilang muka Felix lumayan kok!”.
Muka Felix tertegun dan langsung memerah mendengar pengakuan Emily. Dia malu dengan apa yang dipikirkan oleh Emily,apalagi kalimat terakhir itu. Tanpa berpikir panjang,dia langsung saja memberikan barang titipan Mr.Rodney ke Emily dan langsung lari menjauh.
“Kenapa dia?” kata Noriko bingung.
“Entahlah…..” jawab Emily bingung juga.
Teng…teng…teng…. Jam tanda pulang berbunyi,Felix pulang dengan wajah lemas dan masih tidak percaya dengan apa yang dikatakan Emily. “A,a,a,apa? Emily bilang mukaku lumayan!? Aku gak bisa percaya… Tidak mungkin cewek secantik dan semanis dia bilang begitu ke aku!” pikirnya. Di jalan dia bertemu dengan teman sekelasnya, Bryan dan Joe. Seperti biasa,mereka berdua selalu mengejek Felix. Felix sih biasa aja. Karena dia sudah biasa di ejek seperti itu. Dia pun dengan tenang dan diam melewati mereka berdua. Bryan dan Joe merasa tidak dihiraukan,mereka pun marah. Dan menarik Felix lalu menghajarnya. Felix tidak bisa melindungi diri sendiri karena tidak bisa berkelahi ataupun bertarung. Tiba-tiba ada sesosok bayangan kecil datang menghampiri mereka bertiga. Makhluk kecil itu langsung menyikat habis Bryan dan Joe seperti layaknya meniup debu. Felix yang babak belur melihat lebih jelas,tetapi dia sudah menghilang. Felix melanjutkan perjalanan ke rumah dengan gaya sempoyongan. Saat pulang,ibu Felix menyambut Felix sekaligus terkejut dengan wajah Felix yang lebam-lebam. Sambil merawat Felix,ibu Felix memberitahukan sesuatu. “Felix,ibu punya kabar untukmu!” katanya. “Kabar apa saja boleh asal jangan masalah lagi.” Kata Felix ketus. “Tenang…..ini kabar baik yang bisa membantumu dalam hal-hal yang tidak kau kuasai.” “Apa? Home tutor? Hahaha….lucu sekali….” Jawab Felix sinis. “Lo? Kok kamu bisa tahu?” Jawab ibu Felix bingung. Felix tercenggang mendengarnya. “APA!? HOME TUTOR ITU BENAR-BENAR DATANG!? IBU! AKU SUDAH BILANG KAN!! AKU TIDAK MAU HOME TUTOR SIAPAPUN ITU!! AKU SUDAH DAPAT MASALAH DIJALAN DAN ADA SESEORANG MENYELAMATKANKU-“ Sebelum selesai berbicara ada suara orang yang terdengar sebagai orang yang kecil dan….yah….kecil! Berbicara seperti ini “Oh,jadi yang tadi aku selamatkan itu muridku sendiri ya?”. Saat Felix menengok ke belakang,dia melihat sesosok bayi yang BERDIRI memakai jas tuxedo seperti layaknya mafia dengan sebuah telur bersayap melayang disisinya berdiri di ambang pintu. “Perkenalkan,namaku Roberto. Asalku dari Italia. Datang ke Jepang untuk melatih Felix Cunnel menjadi boss kesepuluh mafia Geolova. Ciaossu (gabungan dari kata ciao bahasa Italia yang berarti ‘halo’ dan ossu dari bahasa Jepang yang artinya ‘halo’ yang biasanya untuk laki-laki). Dari sinilah kehidupan Felix yang baru dimulai…
Pertama,aku ingin memberitahu bahwa aku menggunakan 2 bahasa di blog ini. Yaitu bahasa Indonesia dan bahasa inggris. Di sini aku memberitahu sesuatu yang berkaitan dengan anime,film,dan cerita-cerita yang aku buat sendiri berjudul “The Mafia of Geolova”. Yang pertama aku munculkan mungkin adalah cerita buatanku. Jadi,selamat membaca!
First, I want to tell that I use 2 language in this blog. Namely the Indonesian language and English. Here I tell things related to anime, Japan, movies, and stories that I make self-titled “The Mafia of Geolova”. The first one is probably the story I come up with mine. So, happy reading!
Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.
Here are some suggestions for your first post.
- You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
- Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting page you read on the web.
- Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can alway preview any post or edit you before you share it to the world.